Wali Kota Ternate Dorong Hiri dan Moti Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman saat memberi sambutan di acara FGD RDTR. Foto (Istimewa)

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman saat memberi sambutan di acara FGD RDTR. Foto (Istimewa)

PM — Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, mendorong Kecamatan Hiri dan Kecamatan Moti dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tertata, layak huni, dan berdaya saing.

Hal itu disampaikan Tauhid saat membuka Focus Group Discussion (FGD) I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik (KP) I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Kota Ternate, Senin (5/10/2026).

Menurut Tauhid, penyusunan materi teknis dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah (RanperKada) RDTR untuk wilayah perencanaan Hiri dan Moti merupakan langkah strategis untuk menyiapkan arah pembangunan kedua wilayah tersebut secara lebih terencana.

“Penyusunan materi teknis dan RanperKada RDTR di Kota Ternate merupakan kegiatan yang bersifat multisektoral dan langkah preventif sekaligus akseleratif dalam rangka mewujudkan pengembangan wilayah perencanaan Hiri dan wilayah perencanaan Moti yang berkelanjutan,” kata Tauhid.

Ia menilai, keberadaan dokumen perencanaan yang komprehensif akan memberikan pedoman yang lebih jelas bagi Pemerintah Kota Ternate dalam menentukan arah pembangunan, termasuk pengalokasian anggaran untuk kebutuhan infrastruktur jangka panjang.

Dengan perencanaan tersebut, Hiri dan Moti diharapkan tidak hanya menjadi wilayah penyangga, tetapi dapat berkembang menjadi kawasan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru di Kota Ternate.

Baca Juga :  Pemkot Ternate Proyeksi Pendapatan APBD-P Naik Rp26 Miliar

Tauhid menegaskan, pembangunan ekonomi dan penyediaan infrastruktur harus berjalan seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak boleh mengorbankan daya dukung maupun daya tampung lingkungan.

“Kita harus memastikan bahwa rencana pembangunan hari ini tidak merusak atau mengorbankan daya dukung serta daya tampung lingkungan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

RDTR Jadi Pedoman Pengembangan Hiri dan Moti

Tauhid menjelaskan, penyusunan RDTR dan KLHS dimaksudkan untuk mempercepat tersedianya dokumen perencanaan bagi wilayah Hiri dan Moti.

Dokumen tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kepastian dalam proses perizinan dan kemudahan investasi.

RDTR akan menjadi pedoman operasional bagi Pemerintah Kota Ternate dalam mengarahkan, mengendalikan, dan melaksanakan pembangunan fisik serta pengembangan wilayah Hiri dan Moti secara terpadu.

Sementara KLHS menjadi instrumen penting untuk memastikan aspek lingkungan dan prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam dokumen RDTR.

“KLHS hadir untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi secara penuh dalam dokumen RDTR Wilayah Perencanaan Hiri dan Moti,” jelasnya.

Baca Juga :  BPK Akhiri Audit Ake Gaale Ternate, Pemeriksaan Terperinci Berlanjut

Adapun tujuan utama kegiatan tersebut adalah menyiapkan RanperKada RDTR Wilayah Perencanaan Perkotaan Moti dan RanperKada RDTR Wilayah Perencanaan Perkotaan Pulau Hiri.

Dalam proses penyusunannya, terdapat sejumlah sasaran yang hendak dicapai, di antaranya tersedianya draft materi teknis berupa buku fakta dan analisis serta buku rencana.

Selain itu, pemerintah menargetkan tersedianya peta digital RDTR dengan skala 1:5.000, draft kajian kebijakan RDTR, draft RanperKada RDTR, serta draft dokumen KLHS.

Tauhid berharap forum tersebut tidak berhenti pada penyusunan dokumen administratif, tetapi mampu menghasilkan masukan substantif bagi arah pembangunan Kota Ternate, khususnya di sektor tata ruang, sarana, prasarana, dan utilitas perkotaan.

“Saya berharap pada kegiatan FGD I RDTR dan KP I KLHS ini bisa memberikan masukan-masukan yang bermanfaat bagi pembangunan di Kota Ternate, khususnya di sektor perencanaan tata ruang, sarana, prasarana dan utilitas perkotaan,” katanya.

Ia menambahkan, dokumen yang dihasilkan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ternate.

Follow WhatsApp Channel pikiranmalut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Ternate Perkuat Konsolidasi Pengadaan, Dorong Produk Lokal dan UMKM
Dari Lurah hingga Dirjen, Jejak Pengabdian Bernhard Rondonuwu
Amiruddin Abd. Hamid Resmi Diberi Amanah Pimpin BPKAD Ternate
Resmi Lantik 11 Pejabat, Wali Kota Ternate Beri Pesan Ini
BPK Akhiri Audit Ake Gaale Ternate, Pemeriksaan Terperinci Berlanjut
BP2RD Gandeng Kejari Ternate Tagih Piutang PBB Rp1 Miliar bagi Wajib Pajak
Pemkot Ternate Matangkan Pengelolaan Limbah Medis, KLHK Segera Tinjau
Satpol PP Ternate Ikut Jumat Bersih di Kawasan Pandara Kananga
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Pemkot Ternate Perkuat Konsolidasi Pengadaan, Dorong Produk Lokal dan UMKM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIT

Dari Lurah hingga Dirjen, Jejak Pengabdian Bernhard Rondonuwu

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WIT

Wali Kota Ternate Dorong Hiri dan Moti Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:29 WIT

Amiruddin Abd. Hamid Resmi Diberi Amanah Pimpin BPKAD Ternate

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:15 WIT

Resmi Lantik 11 Pejabat, Wali Kota Ternate Beri Pesan Ini

Berita Terbaru

Bernhard Eduard Rondonuwu, S.Sos., M.Si.

Birokrasi

Dari Lurah hingga Dirjen, Jejak Pengabdian Bernhard Rondonuwu

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:48 WIT

Ketua Pertina Provinsi Maluku Utara, Nasri Abubakar memberi sambutan di pelepasan atlet tinju Kejurnas Tinju Junior, Youth, dan Elite 2026.

Olahraga

Nasri Abubakar Lepas 18 Petinju Malut ke Kejurnas Tinju 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 13:43 WIT